Sabtu, 03 Januari 2026

Tugas Mandiri 13

 

TUGAS MANDIRI 13

Audit Energi Mandiri pada Fasilitas Produksi Sederhana

Objek Observasi: Bengkel Las


1. Deskripsi Fasilitas

Bengkel las yang diamati merupakan bengkel las skala kecil yang melayani pembuatan dan perbaikan pagar, kanopi, serta rangka besi. Aktivitas produksi dilakukan setiap hari kerja menggunakan peralatan listrik dan peralatan berbahan bakar listrik. Bengkel beroperasi rata-rata 6 hari per minggu dengan durasi kerja 6–8 jam per hari.


2. Tabel Inventarisasi Peralatan (Energy Mapping)

NoNama AlatDaya (Watt)Durasi (Jam/Hari)Frekuensi (Hari/Minggu)Energi (kWh/Minggu)
1Mesin Las Listrik900 W3 jam5 hari13,5 kWh
2Gerinda Tangan600 W2 jam5 hari6 kWh
3Kompresor Angin1.500 W2 jam4 hari12 kWh
4Bor Listrik500 W1 jam4 hari2 kWh
5Lampu Kerja20 W8 jam6 hari0,96 kWh

3. Perhitungan Konsumsi Energi

Rumus yang digunakan (listrik):

kWh=Watt×Jam1000\text{kWh} = \frac{\text{Watt} \times \text{Jam}}{1000}

Contoh perhitungan (Mesin Las):

  • Daya = 900 W

  • Durasi = 3 jam/hari × 5 hari = 15 jam/minggu

(900×15)/1000=13,5 kWh/minggu(900 \times 15) / 1000 = 13,5 \text{ kWh/minggu}

Perhitungan yang sama diterapkan pada seluruh peralatan.

Total Konsumsi Energi Bengkel per Minggu:

13,5+6+12+2+0,96=34,46 kWh/minggu13,5 + 6 + 12 + 2 + 0,96 = \mathbf{34,46 \text{ kWh/minggu}}

4. Identifikasi Konsumsi Energi Tertinggi (Energy Hotspot)

Jika disajikan dalam diagram lingkaran (pie chart), konsumsi energi terbesar berasal dari:

  1. Mesin Las Listrik → 13,5 kWh (tertinggi)

  2. Kompresor Angin → 12 kWh

  3. Gerinda Tangan → 6 kWh

Alat dengan konsumsi energi tertinggi:

Mesin Las Listrik


5. Analisis Temuan

Mesin las menjadi alat dengan konsumsi energi tertinggi bukan semata karena dayanya besar, tetapi karena:

  • Digunakan cukup lama dan rutin

  • Menjadi alat utama dalam proses produksi

  • Sering tetap menyala saat jeda pekerjaan

Mesin las tidak menghasilkan emisi gas langsung, namun menghasilkan:

  • Panas tinggi

  • Percikan api

  • Beban listrik besar yang berpotensi meningkatkan konsumsi energi total bengkel

Hal ini menunjukkan perbedaan antara “daya tinggi” dan “konsumsi energi tinggi”, di mana durasi pemakaian sangat berpengaruh.


6. Usulan Perbaikan (Efisiensi Energi)

Usulan konkret:

  • Menggunakan mesin las inverter yang lebih hemat energi

  • Mematikan mesin las saat tidak digunakan (hindari mode standby lama)

  • Mengatur jadwal kerja agar proses pengelasan dilakukan lebih terencana

Usulan ini dapat menurunkan konsumsi energi tanpa mengurangi kualitas hasil las.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Mandiri 15

  Saya sebagai Calon Profesional Beretika & Berkelanjutan 🌿 Cabang 1: Nilai Etis yang Diyakini (Personal Values) Gunakan warna hijau...